Futsal Indonesia Diombang-ambing Pandemi, Bagaimana Kelanjutan Masa Depannya?

Harus, wabah Covid 19 yang menjajah bumi sekarang ini bawa imbas untuk semua faktor kehidupan, tidak kecuali di dunia futsal Indonesia. Hal itu kelihatan dari carut marutnya agenda laga futsal di Indonesia sampai ketidakjelasan nasib beberapa pemainnya.

Karena belum terkontrolnya angka penebaran Covid 19, banyak laga futsal yang perlu diundur bahkan juga diurungkan. Hal itu juga dirasa di Indonesia. Agenda laga yang telah diperkirakan secara baik awalnya, malah jadi amburadul.

Beberapa jadwal futsal Internasional yang diurungkan dan diundur juga benar-benar memengaruhi agenda beberapa pertandingan futsal dalam negeri.

Agenda Futsal Indonesia Yang Tidak Tentu

Wabah mengakibatkan banyak ketidakjelasan akan agenda futsal di Indonesia. Tiga gagasan laga yang telah dijadwalkan FFI sebagai pelaksana juga tetap tidak terang kapan akan diadakan.

Walau beberapa kompetisi untuk tipe olahraga lain seperti sepak bola beritanya mulai dikerjakan, tapi berita baik belum kedengar untuk beberapa fans futsal Indonesia berkaitan kapan gagasan PFL 2021 akan diadakan.

Dikutip dari satuina, Ahmad Hariadi sebagai administrator persaingan PFL mengutarakan jika FFI sebagai pelaksana untuk liga futsal di Indonesia masih kokoh inginkan ada suporter atau pemirsa yang datang di tempat futsal saat laga berjalan.

Menangani lanjuti kemauan itu, karena itu persaingan futsal di Indonesia akan diawali saat keadaan wabah telah  lebih berteman. Di lain sisi sekalian menunggu keluarnya izin untuk mendatangkan suporter ke tempat futsal.

Di lain sisi, agenda tim nasional futsal juga masih tidak bisa ditegaskan. Sesudah AFC menyampaikan kabar penangguhan AFC Futsal Championship untuk tahun ini, AFF juga susul menyampaikan kabar penangguhan untuk AFF Futsal Championship. Paling akhir, jadwal SEA Game yang dinanti-nantikan oleh beberapa pemain tim nasional futsal juga diberitakan akan mundur ke tahun depannya.

Hasilnya, beberapa pemain juga disetop. Selain tidak ada jadwal tentu, pada kondisi wabah seperti sekarang ini tidak baik jika bergabung kelamaan.

Keadaan Pemain

Karena ada penangguhan dan penangguhan laga futsal Indonesia, beberapa pemain dan pelatih futsal professional juga ditegaskan tidak bekerja. Hal itu pasti berpengaruh pada beragam hal, khususnya pada keadaan keuangan dan perform beberapa pemain.

Dengan tidak ada penghasilan karena tidak ada laga yang diadakan, keadaan keuangan club juga bisa ditegaskan tidak sedang konstan untuk sekarang ini. Oleh karenanya, mayoritas pemain futsal professional juga harus ikhlas tidak untuk terima upah penuh.

Sedang dari sisi perform, pemain futsal legendaris Indonesia, Vennard Hutabarat juga angkat bicara. Menurut dia, dengan tidak tergabung bersama club nyaris bisa ditegaskan beberapa pemain futsal akan alami pengurangan perform saat nantinya kembali bertanding.

Masalahnya Veve- panggilan dekat Vennard Hutabarat percaya tentu ada ketidaksamaan kualitas dan jumlah latihan yang ditangani di antara saat latihan secara pribadi di dalam rumah dengan latihan bersama team dalam club.

Veve juga menambah jika akan cuman ada benar-benar sedikit pemain yang sanggup menyamai jatah latihan saat sendirian dengan saat bersama team selama saat wabah ini berjalan untuk jaga kesehatan dan staminanya.

Dari keadaan-situasi yang terjadi, beberapa fans futsal tanah air juga mengharap mudah-mudahan dunia futsal Indonesia akan balik sembuh. Laga futsal juga bisa kembali diadakan baik pada tingkat pemula atau professional sekelas Pro Futsal League.

Untuk mendapatkan update informasi lebih lanjut mengenai futsal, sepakbola, hingga esport bisa kunjungi satuina.com