Bisnis Baru yang Muncul di Revolusi Industri 4.0

Dengan kemunculan revolusi ini, mengubah banyak hal di berbagai sektor. Dimana yang pada awalnya membutuhkan banyak pekerja untuk menjalankan operasionalnya, sekarang digantikan dengan penggunaan mesin teknologi. 

Perkembangan teknologi selalu diikuti perkembangan industri baru. Contohnya ketika revolusi industri pertama kali dilakukan, industri otomotif dan pabrik mulai bangkit. Hal ini tentu juga berlaku untuk revolusi industri 4.0.

Revolusi kali ini membuka kesempatan yang sangat luas bagi masyarakat untuk menciptakan konsep bisnis yang baru.

Inovasi Teknologi

Istilah industri 4.0 mengacu pada revolusi yang didominasi penggunaan teknologi terkini. Seperti system robotic, artificial intelligence, cloud computing dan internet. 

Bisa dikatakan, inovasi bisnis digital ini menggunakan kecanggihan teknologi untuk proses produksi hingga marketing. Anda perlu tahu beberapa contoh inovasi bisnis di era industri 4.0 yang berkembang pesat. 

Bisnis Baru yang Muncul di Era Revolusi Industri 4.0

Berikut 5 contoh industri baru yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Sebagian dari industri ini bahkan 100 persen memanfaatkan teknologi!

1. Pembuatan Website dan Aplikasi Mobile

Mempunyai halaman website sendiri saat ini sudah menjadi kebutuhan. Selain website, aplikasi mobile juga sama-sama memiliki potensial yang bertujuan memenuhi kebutuhan pengguna mobile di Indonesia.

Semua platform saat ini menerapkan SEO (Search Engine Optimization) pada websitenya untuk menarik audiens. Pengguna biasanya hanya akan mengunjungi website yang ada di halaman pertama dalam pencarian Google. Oleh karena itu, setiap yang memiliki website berlomba-lomba menerapkan strategi SEO. 

2. E-commerce

Industri retail yang melakukan transformasi digital dan tersentuh teknologi kemudian berubah menjadi e-commerce. Ditambah lagi dengan sambutan masyarakat yang sangat hangat, industri e-commerce kemudian berkembang menjadi sangat pesat.

Awalnya e-commerce hanyalah sebuah platform berjualan antar pengguna, yang sama sekali tidak dilirik oleh pengusaha besar. 

Namun seiring berjalannya waktu dan perkembangan infrastruktur logistik dan internet, industri e-commerce mulai berkembang dan bahkan sampai masuk ke industri retail konvensional. 

Ini terjadi karena e-commerce menyediakan pengalaman berbelanja yang lebih simpel dan nyaman dibandingkan dengan cara belanja yang lama.

3. Pembayaran Digital

Apakah uang fisik lama-lama akan hilang? Mungkin saja! Anda bisa melihat bagaimana industri pembayaran digital terus bertumbuh setiap harinya. Bahkan sekarang mungkin sudah ada lebih dari 10 vendor pembayaran digital yang beroperasi di Indonesia, lengkap dengan segala fiturnya masing-masing.

Pembayaran digital tumbuh pesat karena kemudahan dan keamanannya dalam bertransaksi. Dengan menggunakan layanan ini, pengguna bisa dengan mudah melakukan berbagai pembayaran tanpa perlu keluar rumah dan hanya perlu menggunakan aplikasi.

Sejauh ini tidak mengenakan biaya administrasi bulanan seperti yang dilakukan oleh bank. Transaksi pun juga tidak perlu dilakukan dengan menggunakan kartu, sehingga lebih cepat dan tidak resiko carding atau peretasan kartu.

4. Bank Digital

Jika dahulu orang biasa menyimpan uang dirumah, di era revolusi industri 4.0 bertransformasi menjadi bank digital yang merupakan kegiatan perbankan melalui saluran elektronik, teruma aplikasi mobile banking.

Mereka biasanya hanya memiliki kantor utama, sedangkan seluruh kegiatan perbankan bagi nasabah dilakukan secara online.

Bisnis digital ini juga memfalisitasi penggunaan e-money dan bekerja sama dengan merchant untuk melakukan pembayaran. Bank digital juga memiliki banyak kelebihan. Melalui aplikasi mobile memungkinkan nasabah melakukan pembayaran tagihan secara online mulai dari listrik, tagihan telepon hingga BPJS.

5. Kursus Online 

Belajar menjadi semakin mudah dengan hadirnya konsep kelas online. Terutama sejak munculnya pandemi COVID-19 yang terjadi sejak awal 2020. Industri kelas online pun semakin bertumbuh, karena masyarakat tidak punya banyak pilihan jika ingin terus menuntut ilmu di tengah pandemi.

Tapi tentu saja bukan itu satu-satunya alasan. Kelas online memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan dengan pendidikan biasa. Salah satu masalah yang teratasi oleh kelas online adalah akses pembelajaran yang bisa dibuka kapanpun dan dimanapun serta dapat diulang. 

Hal tersebut adalah dampak dari hasil revolusi industri. Anda mungkin juga salah satunya yang memanfaatkan revolusi industri 4.0 sebagai ajang untuk mendirikan bisnis. Belajar marketing online akan membantu Anda untuk mendirikan sebuah bisnis dengan memahami konsep dasar digital marketing secara menyeluruh.