Cara Menabung Untuk Beli Rumah Gaji di bawah 5 Juta

Bagaimana Anda bisa menabung untuk membeli rumah dengan sedikit gaji? Kenapa tidak? Banyak milenium pesimistis tentang membeli rumah karena kenaikan harga rumah. Setiap tahun harga rumah naik, bahkan selama krisis ekonomi.

Kurangnya pekerjaan yang terjangkau ditambah suku bunga pinjaman mahal bertambah hingga banyak orang yang bahkan tidak bisa membeli rumah di Jakarta.

Generasi milenial masih bisa memiliki rumah. Selama Anda tahu cara menghemat uang dengan mendapatkan gaji 5 juta, 3 juta, 2 juta, atau bahkan 1 juta, misalnya. Salah satu opsi yang dapat Anda pertimbangkan adalah rumah yang disubsidi pemerintah dijual dengan harga diskon.

Selain itu, Anda juga harus tahu kapan waktu yang ideal untuk membeli rumah adalah dengan mempertimbangkan situasi keuangan dan usia Anda saat ini. Ketahui berbagai produk home tabungan yang tersedia dari bank seperti BCA, Mandiri, BTN, dan lainnya, dan pilih satu yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tidak semua orang menghasilkan banyak uang, jadi mereka menggunakan program hipotek untuk membeli rumah mereka. Apa yang akan kamu lakukan? Jika Anda ingin tahu, inilah langkah-langkahnya untuk menghemat uang untuk membeli rumah ketika gaji Anda adalah 1 juta atau 2 juta rupiah.

  1. Buat rencana keuangan dengan detail

Untuk membangun rumah, Anda memerlukan rencana terperinci di setiap setoran dan penarikan. Untuk beli rumah sendiri, Anda harus membuat anggaran dan menghitung tabungan Anda untuk membeli rumah bersubsidi atau rumah impian.

Apakah Anda ingin tahu cara menghasilkan lebih banyak uang atau Anda memiliki banyak biaya yang belum selesai? Dengan perencanaan yang baik dan perhitungan yang akurat, Anda dapat mengelola keuangan Anda dengan bijak. Tentu saja kamu

  1. Menyisihkan 30% dari pendapatan untuk DP rumah

Cara terbaik untuk membeli rumah adalah dengan memasukkan uang ke bank. Untuk memulai, Anda perlu membayar uang muka atau uang muka. Ini adalah uang muka yang Anda bayar ke bank untuk mengamankan hipotek Anda. Hipotek adalah pinjaman yang Anda ambil dengan bank sebagai cara untuk membiayai pembelian rumah Anda. Dengan demikian Anda membayar kembali bank dari waktu ke waktu dengan pembayaran bulanan.

Biasanya, bank akan mengenakan biaya 20 hingga 30 persen dari nilai rumah sebagai uang muka. Meskipun sepertinya persentase kecil, jumlah uang tidak sebanyak yang Anda pikirkan. Misalnya, Anda membeli rumah senilai Rp400 juta, jadi Anda harus membayar sekitar Rp80 hingga Rp120 juta untuk uang muka Anda. Pinjaman yang ideal hanya 30 hingga 35 persen dari total pendapatan Anda.

Salah satu cara terbaik untuk melunasi hutang Anda adalah dengan menyisihkan 30% dari penghasilan Anda mulai sekarang. Anda dapat mulai menabung dari awal bulan sehingga Anda tetap konsisten. Jangan berhemat pada akhir bulan karena akan membuat tabungan Anda tidak konsisten. Terkadang itu akan besar dan kadang-kadang itu akan kecil.