Digunakan Di Berbagai Kesempatan, Ini 10 Jenis Gelas Beserta Fungsinya!

STORSINT gelas, kaca bening, 37 cl | IKEA Indonesia

Gelas selalu dikaitkan dengan kebutuhan kita sehari-hari yaitu minum. Ketika Anda pergi ke supermarket dan mendekati rak kaca, Anda pasti akan melihat berbagai ukuran gelas, dari kecil hingga besar, ada juga yang pendek hingga besar.

Ada banyak jenisnya yang dijual di pasaran, berikut daftar beberapa jenisnya!

  1. Tumbler

Tumbler, tinggi dan cukup lebar dan jika Anda berada di dalam mobil, Anda bisa meletakkan gelas di tempat gelas. Tumbler juga dapat menahan panas selama berjam-jam karena kaca terisolasi dengan baik.

Selain itu, juga dilengkapi dengan penutup untuk menahan panas dan mencegahnya jatuh ke dalam gelas.Anda juga dapat membawanya saat bepergian karena menawarkan portabilitas yang baik.

  1. Cangkir atau mug

Mug kopi selalu tersedia di setiap rumah tangga untuk keperluan sehari-hari. Mug terbuat dari bahan yang relatif lebih tebal sehingga lebih tahan panas saat dipegang.

Umumnya terbuat dari bahan keramik. Gelas ini banyak digunakan sebagai wadah untuk minuman panas seperti susu, teh dan lain-lain.

  1. Irish Coffe Glass

Seperti namanya, gelas kopi ini sering digunakan untuk menyajikan minuman kopi panas, bagi yang ingin menikmatinya dengan es batu gelas ini kurang cocok. Gelas kopi ini sering digunakan untuk menyambut tamu yang masuk karena terkesan lebih sopan bagi tamu rumah untuk minum dari jenis gelas dengan gelas yang bentuknya seperti itu.

  1. Weinzenbier

Sebenarnya, Weinzenbier sebagian besar digunakan untuk menyajikan bir gandum, tetapi sering diasumsikan bahwa bir gandum adalah gelas Pilsner. Faktanya, bir gandum berbeda dari Pilsner dalam hal gelas ini memiliki kurva, sedangkan sisi gelas Pilsner lurus dan miring.

  1. Beer Stein

Gaya gelas ini berguna dengan baik untuk bir yang lebih ringan, tidak seperti beberapa gaya kaca sebelumnya. Gelas bir cenderung lebih besar, lebih panjang, dan lebih lebar.

Kacanya juga ramping dan tinggi, dengan sedikit lekukan ke bawah tetapi meruncing lurus ke atas. Bentuknya ramping kaca memastikan memungkinkan Anda untuk melihat bir berkarbonasi, dan tutup yang lebih lebar memaksimalkan kemampuan pengguna untuk minum.

  1. Gelas Highball

Gelas highball sering digunakan sebagai pengganti gelas Collins. Meskipun gelas ini lebih pendek dan bentuknya lebih lebar.

Tapi gelas ini juga digunakan untuk menyajikan cocktail. Menikmati minuman dingin dengan es batu, menggunakan gelas tinggi sangat ideal.

  1. Gelas Lowball

Gelas pendek ini dapat menampung sekitar 68 ons cairan. Gelas lowball juga bisa digunakan untuk menyajikan minuman beralkohol tanpa es.

  1. Gelas Martini

Awalnya hanya digunakan pada tahun 1990-an, gelas martini disajikan dengan gelas koktail. Yang membedakan gelas martini dari gelas koktail tradisional adalah ukuran mangkuknya.

Gelas Martini biasanya memiliki mangkuk yang lebih besar dan dasar berbentuk kerucut.

  1. Gelas Anggur Merah

Gelas anggur merah memiliki bibir yang cenderung lebih kecil dari “tubuh” gelas. Memiliki ukuran mangkuk yang lebih besar dan bentuk bulat, fitur ini untuk membantu Anda menginginkannya.

Anggur merah bertahan 18-20 derajat Celcius (C) dengan bentuk gelas “bulat”. Batang gelas anggur merah panjang dan digunakan untuk menjauhkan tangan dari minuman agar minuman tidak terlalu panas.

  1. Gelas Flute

Gelas flute memiliki mangkuk tinggi dan tipis dengan mulut kecil di bagian atasnya. Selain itu, kaca ini memiliki fungsi untuk menjaga agar gelembung tetap terjaga.

Desain kaca yang memiliki bentuk seperti itu tidak hanya dibuat dan hanya mementingkan estetika saja. Bentuknya telah dirancang khusus untuk mencegah anggur menjadi terlalu cepat basi.