Tak Perlu Ke Kantor Fintech Indonesia Untuk Meminjam Dana Tunai

Teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, salah satunya dalam hal keuangan. Di era kekinian ini, telah banyak juga fintech OJK yang siap membantu Anda dalam masalah keuangan.

Jika di masa lampau kita harus mendatangi restoran untuk bisa membeli makanan yang diinginkan, maka saat ini cukup melalui aplikasi. Kita dapat memesan makanan yang diinginkan dan menunggu dengan manis di rumah. Makanan akan diantarkan tanpa perlu kita bersusah payah menghabiskan waktu dan tenaga ke sana.

Begitu pula dengan hal keuangan, kita tidak perlu lagi direpotkan harus mendatangi bank dan mengantri lama untuk mengajukan pinjaman dengan agunan. Bukan hanya menghabiskan waktu yang lama, kadang harus juga menelan kecewa karena ditolak. Pinjam ke teman atau kerabat, malu dan belum tentu juga dapat.

Tips Meminjam di Fintech OJK

Dengan memanfaatkan teknologi fintech hadir dalam aplikasi yang mudah diakses selama ada internet. Anda tidak perlu mendatangi kantor fintech Indonesia dimanapun untuk mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan.

Beberapa tips berikut bisa menjadi acuan sebelum Anda mengajukan pinjaman:

  • Ajukan pada fintech yang telah terdaftar di OJK.
  • Pinjam sesuai kebutuhan dan kesanggupan membayar.
  • Bayar pinjaman tepat waktu agar tidak terkena denda
  • Hindari gali lobang tutup lobang
  • Pahami suku bunga dan kontrak perjanjian

Selain itu tentunya pinjaman melalui fintech OJK juga membuat kita terhindar dari penipuan. Sebab semua transaksi akan diverifikasi dan diawasi oleh OJK.

Berikut ini adalah beberapa ciri dari fintech ilegal yang bisa menjadi referensi tepat. Apa saja? Ini cirinya:

  1. Fintech ilegal tidak terdaftar secara hukum dan OJK
  2. Bekerja sendiri tidak tergabung dalam grup manapun
  3. Menerapkan bunga yang tidak masuk akal
  4. Melakukan promosi melalui pesan singkat, padahal hal tersebut tidak pernah disarankan oleh OJK
  5. Pengajuan pinjaman dana cepat diterima tanpa meminta tujuan dan alasan meminjam
  6. Pada saat penagihan, peminjam biasanya akan menagih dengan cara yang tidak beretika dan cenderung kasar, bahkan tidak segan untuk berkata kotor untuk menakut-nakuti borrower.

Demikianlah ciri yang umum terlihat pada fintech OJK yang ilegal. Semoga bermanfaat yah!