Penyebab Anak Tidak Mau Makan dan Solusi Mengatasinya

Anak yang tidak mau makan perlu perhatian khusus karena jika dibiarkan terus menerus maka mereka bisa kekurangan gizi atau Stunting. Menurut WHO, stunting disebabkan oleh kekurangan nutrisi pada bayi dalam waktu lama, kurang ASI, infeksi berulang, atau penyakit kronis yang menyebabkan masalah penyerapan nutrisi dari makanan. Oleh karena itu, mengenal penyebab anak tidak mau makan sangat penting sehingga anda bisa mengatasi masalah dengan sangat baik. Dengan begitu maka kebutuhan gizi dan nutrisi anak akan tercukupi dengan baik dan masalah stunting bisa dihindari.

Mengapa anak tidak mau makan?

Ada beberapa faktor mengapa anak tidak mau makan dan salah satunya adalah faktor lingkungan. Jika anak lahir dilingkungan yang kekurangan akses makanan bergizi dan air bersih maka anak-anak bisa berisiko malnutrisi dan gagal tumbuh. Gangguan pertumbuhan juga masih rentan terjadi di negara miskin dan negara berkembang akibat kesulitan akses makanan, harga makanan mahal, atau terbatasnya akses kesehatan yang memadai. Selain itu, anak tidak mau makan juga disebabkan karena ibu tidak memberikan variasi makanan sehingga anak bosan. Memaksa anak untuk makan juga bisa membuat anak trauma untuk mengkonsumsi makanan dirumah.

Cara mengatasi anak yang tidak mau makan

Setelah anda mengetahui penyebab anak tidak mau makan maka selanjutnya adalah anda bisa mencari informasi bagaimana cara mengatasi anak yang tidak mau makan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dan langkah awalnya adalah dengan memperkenalkan makanan baru secara bertahap. Anak memang terkadang bukannya menyukai akan tetapi ia sekedar belum mengenal makanan tersebut. Jika anak menolak makan yang ibu sajikan, maka sebaiknya para orang tua jangan memaksanya.

Selain itu, anda juga perlu mengingat bahwa kapasitas perut anak berbeda dengan orang dewasa. Dengan kata lain, dari pada mengisi piring anak dan mengharuskan makan sampai bahis maka lebih baik untuk memberikan porsi sedikit dan kemudian ditambah lagi jika anak sudah menghabiskan porsi sebelumnya. Selanjutnya, anda juga perlu menghindari camilan dan minuman yang terlalu banyak menjelang waktu makan. Tidak jarang anak menjadi susah makan karena terlalu banyak menyantap camilan atau minuman diantara waktu makan. Anak memang tetap butuh camilan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harianmu. Oleh karena itu, sebagai cara mengatasi anak yang susah makan para orang tua perlu mengatur waktu menyantap makanan.

Jika sudah melakukan langkah-langkah tersebut  dan mengetahui penyebab anak tidak mau makan maka anda juga perlu melengkapi asupan nutrisi anak sehari-hari dengan mengkonsumsi susu. Salah satu yang bagus untuk mengatasi anak yang kurang makan adalah Nutren Junior dari Nestle yang mengandung 50% protein whey yang bersifat mudah diserap tubuh. Dengan mengkonsumsi susu, maka kebutuhan nutrisi anak bisa tercapai dengan baik.